apa itu keyword, pengertian keyword, panduan menggunakan keyword, keyword dan seo
Belajar SEO

Apa Itu Keyword?

Hai, jumpa lagi di seokreatif.com. Kali ini admin bakal sharing info penting bagi kamu yang ingin belajar dan sukses dalam SEO. Yang kita bahas kali ini adalah tentang apa itu keyword atau ada yang menerjemahkan kata kunci.

Mudahnya keyword adalah kata atau kumpulan kata (frasa) yang diketikkan orang di mesin pencarian dalam, hal ini google. Nah, google akan memberikan rangking dari jutaan bahkan milyaran halaman website berdasarkan keyword ini.

Misal ketika seseorang ingin tahu informasi soal sejarah tas ransel, maka dia akan mengetikkan “sejarah tas ransel” di mesin pencarian. Kumpulan kata “sejarah tas ransel” adalah keyword. Berdasarkan kumpulan kata ini, google akan memberikan jawaban dengan daftar halaman website yang menurut algoritmenya sesuai dengan kata kunci “sejarah tas ransel”.

Contoh lain, misal seseorang ingin pesan tas ransel, maka dia akan mengetikkan “pesan tas ransel” atau “buat tas ransel”, atau “bikin tas ransel”. Semua yang diketikkan ini adalah keyword. Google berdasarkan keyword ini akan memberikan hasil jawaban yang bisa jadi berbeda atau bisa juga sama.

Baca juga: Yang Menentukan Ranking di Google

Kenapa Keyword Penting Buat Kamu?

Ketika membuat website atau buat artikel di blog, maka pasti kamu ingin website atau artikelmu dilihat dan dibaca orang. Terlebih lagi bila website dan blogmu adalah bagian dari bisnismu. Dengan semakin banyak orang yang lihat dan baca, kemungkinan mereka beli atau transaksi denganmu makin besar.

Nah, kamu bisa mengoptimalkan halaman website atau blogmu dengan menentukan keyword apa yang kamu targetkan. Masih bingung? Begini contohnya.

Misal kamu punya bisnis konveksi tas. Kamu bisa buat tas ransel, tas selempang, tas cewek atau berbagai macam tas custom dalam jumlah besar. Nah kamu ingin website atau blogmu jadi jujugan orang yang mau pesan tas. Maka kamu harus berpikir, apa kata kunci yang diketikkan orang di mesin pencarian saat mereka mau pesan tas?

Bisa jadi kata kuncinya adalah “pesan tas custom”. “pesan tas ransel”, “buat tas sekolah”, dan lain sebagainya. Kamu ingin ketika orang mengetikkan kata-kata ini dalam mesin pencarian, google akan menampilkan websitemu dalam halaman 1. Karena dengan muncul di halaman 1, google menunjukkan bahwa website atau blogmu sesuai dengan keyword yang diketikkan.

Bagaimana google tahu kalau halaman website atau artikel blogmu sesuai dengan kata kunci di atas? Ya dengan menggunakan keyword tersebut dalam tulisan atau artikelmu. Dengan memasukkan keyword tersebut, google akan menangkap sinyal bahwa tulisanmu adalah tentang “pesan tas custom”, “pesan tas ransel”, dan sebagainya.

Jangan salah, jangan mengartikan bahwa kamu hanya perlu memunculkan keyword tersebut agar bisa ditangkap sinyalnya sama google, tapi tidak nyaman dibaca orang. Justru nyaman dibaca orang adalah sinyal penting bagi google. Ingat google bisa melihat bahwa kalau artikelmu dibaca dalam waktu yang lama adalah indikasi bahwa artikelmu adalah artikel yang baik.

Baca juga: Pengertian SEO dalam Bahasa Gampang

Bagaimana Menggunakan Keyword

Sekarang kamu sudah tahu apa itu keyword dan pentingnya keyword. Lalu bagaimana menggunakan keyword dalam artikel?

Jangan Terlalu Sering Muncul

Katanya agar artikel atau tulisan cocok dengan keyword yang ditarget, maka harus dimasukkan dalam artikel? Tapi ini kenapa tidak boleh muncul sering-sering?

Ini termasuk bagian dari panduan google. Pahami bahwa google ini robot. Dia tidak bisa memahami seperti manusia. Ketika di awal-awal google algoritmenya belum berkembang dengan baik, orang memanfaatkan rangking google dengan memasukkan banyak keyword dalam satu artikel. Di saat itu, semakin banyak keyword semakin baik di mata google.

Tapi semakin berkembang algoritmenya, kondisi ini justru buruk. Karena semakin banyak keyword yang dipaksa masuk dalam satu artikel atau tulisan, pembaca justru tidak nyaman. Orang tidak betah berlama-lama. Maka jangan terlalu banyak memasukkan keyword yang ditargetkan dalam satu artikel atau tulisan.

Panduan umumnya sih antara 1% – 2%. Jangan lebih dari 2%. Jadi misal kalau jumlah kata dalam tulisanmu 600 kata, maka keyword yang kamu targetkan bisa muncul antara adalah 6-12 kata. Kalau keywordmu berjumlah 3 kata, seperti “pesan tas ransel”, maka dia bisa muncul dalam artikel 2-4 kali. Silahkan dihitung sendiri berdasarkan artikel yang bakal kamu buat ya.

Gunakan Keyword dengan Alami

Keyword harus jadi bagian dari artikelmu. Tapi jangan dipaksakan bila memang tidak cocok. Jadikan keyword bagian dari kalimat yang bisa dibaca dengan alami oleh pembaca.

Kenapa? Karena meski google tidak tahu, pembacamu tahu. Kalau keyword masuk dengan paksa, pembaca akan merasa bahwa artikelmu dibuat dengan serampangan atau websitemu bukan ahli di bidang tersebut. Buktinya kalimatnya dibuat dengan serampangan. Orang jadi tidak betah berlama-lama di sana. Itu adalah sinyal bagi google bahwa tulisanmu jelek.

Di Mana Memasukkan Keyword?

Ya, “Posisi Menentukan Prestasi”. Caramu meletakkan keyword akan dinilai oleh google dan pembaca. Maka perhatikan di mana kamu akan meletakkan keyword tersebut. Berikut ini posisi-posisi di mana sebaiknya kamu meletakkan keyword. Ingat lagi panduannya, “jangan terlalu sering” dan “jangan dipaksakan”.

Judul

Gunakan keyword yang kamu target dalam judul tulisan. Bila judulnya panjang, usahakan keywordnya muncul di awal kalimat.

Subjudul

Selain di judul, usahakan juga untuk menggunakan keyword dalam sub judul. Perhatikan jangan sampai muncul di tiap subjudul.

Pembukaan

Di awal artikel biasanya ada kalimat pembukaan untuk menggambarkan kepada pembaca tulisan di bawahnya akan bercerita tentang apa. Bila memang isinya sesuai dengan keyword yang kamu target, munculkan keyword itu di kalimat pembukaan.

Image Alt Text

Saat muncul gambar di tulisan, biasanya kamu bisa menjelaskan tentang apa gambar yang muncul tersebut dalam kata-kata lewat alt text. Adakah kata-kata yang sesuai dan keywordmu masuk di dalamnya?

Meta Description

Meta Description juga bagian dari text yang diambil google dalam hasil pencarian. Cari cara bagaimana agar kamu dapat memasukkan keyword di dalamnya.

URL Slug

Slug adalah bagian dari url (alamat website) di mana kamu dapat memasukkan keyword di dalamnya. Misal, tulisan ini menggunakan keyword “apa itu keyword”, url-nya https://seokreatif.com/apa-itu-keyword/. Slug-nya adalah apa-itu-keyword.

Langkah Selanjutnya: Riset Keyword

Oke, sekarang kita sudah ada di bagian akhir tulisan tentang apa itu keyword, kenapa penting dan bagaimana menggunakan keyword dalam tulisan. Setelah kamu tahu tentang semua itu apa langkah selanjutnya? Langkah selanjutnya adalah meriset keyword. Ini akan kita bahas dalam pertemuan yang akan datang.

Terima kasih sudah datang dan membaca. Sampai ketemu lagi di tulisan selanjutnya.

Sumber: yoast.com 

Leave a Reply

Your email address will not be published.